Home » » Mengurangi Dampak Buruk Narkoba

Mengurangi Dampak Buruk Narkoba


Tidak semua pecandu berkeinginan untuk pulih atau berhenti memakai narkoba. Sama halnya dengan penyakit sosial lainnya, seperti pelacuran, penyalahgunaan narkoba sulit untuk diberantas habis akan tetapi bukan hal yang mustahil untuk diberantas.

menaggulangi dampak narkoba



Program pengurangan suplai (suply reduction) dan pengurangan kebutuhan akan penggunaan narkoba seperti pendidikan pencegahan, terapi, rehabilitasi dan perbaikan ekonomi serta kehidupan sosial, akan berhasil walaupun membutuhkan waktu yang panjang.

Pengurangan dampak buruk adalah program untuk mengurangi akibat dari penyalahgunaan narkoba, terutama pengguna jarum suntik. Tujuan jangka pendek adalah mencegah meluasnya penularan penyakit HIV diantara para pecandu narkoba. Agar upaya untuk berhenti memakai narkoba dan pemulihannya tidak menjadi sia-sia.

Urutan prioritas cara mencegah dampak buruk pada pengguna narkoba terutama dengan jarum suntik adalah sebagai berikut :
  •  Mendorong pecandu untuk berhenti memakai narkoba jenis apapun (abstinensia total);
  •  Mengupayakan semaksimal mungkin agar pecandu tidak menggunakan jarum suntik;
  •  Jika tetap menggunakan jarum suntik, gunakan jarum suntik yang steril

Program Pengurangan dampak buruk dapat diumpamakan dengan kewajiban memakai sabuk pengaman dalam mobil. Pemakaian sabuk pengaman tidak mencegah terjadinya kecelakaan mobil, tetapi bila menggunakan sabuk pengaman akan dapat mengurangi resiko yang paling buruk, seperti kematian atau cacat permanen.  

Peran orang tua (keluarga) dan lingkungan dalam menanggulangi bahaya narkoba sangat penting sedapat mungkin untuk menggalang masyarakat untuk menyadari akan bahaya narkoba, dan mencegah lingkungan sekitar agar tidak merebaknya narkoba.

Salam Sukses

Translate

Popular

Arsip